Produksi Migas Bayu-Undan Akan Habis

Timor Post - Berita · Nasional
Reporter : Olga Soares
Editor : Hermenegildo da Costa Tilman
  • Share

DILI (timorpost.com)—Koordinator Kebijakan dan Manajemen Dana Perminyakan, di Kementerian Keuangan, Filipe Nery mengatakan, Timor-Leste terkait penghasilan lapangan minyak dan Gas (Migas) Bayu Undan sejak Januari hingga Juli 2023, hanya menghasilkan pendapatan sebesar $ 3 juta.

“Selama ini, Negara mendapatkan pemasukan dari hasil minyak di Bayu-undan. Tetapi saat ini prosesu produksi minyak di  Bayu-undan making sedikit, kemungkinan akan berakhir. Sebab dari hasil bulan Januari hingga Juli, Bayu Undan hanya menghasilkan pendapatan $ 3 juta. Ini sangat menurun drastic dan akan menjadi tantangan besar bagi kita” katanya di Kementerian Keuangan di Ai-tarak Laran.

ADVERTISEMENT
SCROLL FILA BA NOTISIA


Ini akan menjadi tantangan besar bagi Negara Timor-Leste, karena saat ini produksi migas di Bayu-Undan semakin menipis.

Timor-Leste (TL) akan memanfaatkan lapangan Bayu-Undan untuk proyek CCS (Carbon Capture Storage) sebagai solusi, jika produksi minyak dan gas (migas)  terancam habis dalam waktu dekat.

Solusi yang baik yaitu, kita harus menyuntikkan karbon dioksida (CO2) ke reservoir (waduk) gas Bayu-Undan ketika produksi di lapangan tidak lagi menghasilkan migas.

Dia mengatakan proyek CCS adalah bagian dari komitmen pemerintah untuk berkontribusi dalam memecahkan perubahan iklim. “Ini adalah komitmen yang baik untuk mengurangi jumlah CO2 di atmosfera. katanya.

Ia mengatakan, ke depan pendapatan migas juga akan turun signifikan, pendapatan sekarang naik sebesar USD 385 juta, untuk melengkapi sisa dana sebesar $ 17,69 yang merupakan pendapatan tahun sebelumnya yang baru dibayarkan pada April 2023. biasanya dibayar lunas, tetapi karena keadaan produksi tidak jelas, maka diganti setiap trimestrál yang akan bayar perusahaan.

“Harga di pasar bagus, tapi produksinya rendah, dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.

Dengan itu ada alternative lain yang akan diimplementasika yaitu,  akan menggunakan beberapa fasilitas Bayu-Undan yang ada untuk proyek CCS setelah lapangan Bayu-Undan sebagian dibongkar dalam waktu dekat.

Dia mengatakan beberapa reservoir minyak di Australia memerlukan perawatan khusus untuk injeksi CO2. Dengan demikian, proyek CCS TL  akan menjadi solusi alternatif, karena reservoir Bayu-Undan cocok untuk proyek CCS.

 2,646 total views,  3 views today

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
You have reacted on “Produksi Migas Bayu-Undan Akan Habis” A few seconds ago
  • Share
ADVERTISEMENT
SCROLL FILA BA NOTISIA


Berita Timorpost Lainnya


Komentar :
Timorpost.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

error: